life is never flat
there,.. at here i can share about anything
Daftar Blog Saya
Senin, 20 Agustus 2012
HTC explorer. Ulasan
HTC Explorer dapat berjalan pada jaringan 2G maupun 3G/HSDPA/HSUPA diperkenalkan pada bulan september tahun 2011 menyusul kemudian pada bulan oktober dirilis secara resmi di pasar global. Smartphone bersistem Android ini memiliki bentang layar 3,2 inchi dengan kedalaman warna 256k dan kepadatan piksel mencapai 180 ppi. Hanya dibekali dengan memori internal 90 MB, RAM 512 MB dan juga ROM 512 MB. Dengan dukungan slot micro SD kita bisa memperluas ruang penyimpanan hingga 32GB. Sehingga memudahkan kita menyimpan berbagai macam file musik maupun video klip pada HTC Explorer.
HTC EXPLORER
Sebelumnya Gue dan sepupu gue lagi cari android buat spupu gue. Yah gue pake android dari samsung karena gak kebayang bisa beli merk htc yang kualitas premium. Yups langsung aja. Sebelumnya udah kumpulin infoengenai android. Yang kami ambil dari kelas middle. Beberapa pilihan yaitu. Samsung galaxy mini 2, dan sony experia tipo. Menurut gue kalu di banding dua kandidat di atas yah pasti gue milih tipo dengan spech yang aduhai dan harga 1.5jt. Sudah di udek udek semua konter dan banyak tempat ternyata di daerah gue belum masuk sony experia tipo. Yah udah yang ada kami jadi keliling aja. Semua konter tak masukin dan akhirnya masuk ke Oke shop. Lihat lihat... gue lihat lah sang HTC loooh ada yang kecil juga itu yang pertama gue pikirin. Dan berapa harga ni gadget. Karena penasaran tak tanya eh teryata harganya cuma 9.99rb hah.... gue spechles banget. Soalnya yang gue tahu gadget HTC itu harganya di atas 2jt an semua. Yah gue bilang sama sepupu gue ini aja HTC explorer. Itulah ceritanya kenapa saya publish ini blog htc explorer. Setelah gue oprek oprek. Spech nya bagus banget di kelas middle. Dan menurut gue ini kualitas middle dengan harga low end. Di banding dari vendor samsung dan sony ataupun yang lain yah bagusan htc secara Android pertama kali adalah Htc yang bekerja sama dengan google. Dan kualitaa HTC semuanya jempolan. Yups... kembali ke explorer. Modelnya sekilaa mirip galaxy nexus tapi dengan bentuk lebih bulat. Covee htc explorer ini beda dengan android lain. Di lapisi oleh plastik karet yang unik dan layar yang jernih di kalangan HVGA. Jaringan HSDPA nya pun di ancungkan jempol gak lagi 7.5mbps tapi 14mbps sangat kencang dan semua tampilan dan yang ada pada htc lainya ada di HtC explorer. Jadi gue sarani buat yang pingin cari HP ANDROID MURAH yah HTC EXPLORER. dengan harga 1juta kurang seribu. Yups berikut spech nya.
Spesifikasi HTC ExplorerJaringan
* 2G Network GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
* 3G Network HSDPA 900 / 2100Body
* Dimensions 102.8 x 57.2 x 12.9 mm
* Weight 108 g
* - Touch-sensitive controlsDisplay
* Type TFT capacitive touchscreen, 256K colors
* Size 320 x 480 pixels, 3.2 inches (~180 ppi pixel density)
* - HTC Sense UI 3.5Memori
* Card slot microSD, up to 32GB
* Internal 90 MB storage, 512 MB ROM, 512 MB RAMData
* GPRS Up to 80 kbps
* EDGE Up to 236.8 kbps
* Speed HSDPA 14.4 Mbps, HSUPA 5.76 Mbps
* WLAN Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi hotspot
* Bluetooth Yes, v3.0 with A2DP, EDR
* USB Yes, microUSB v2.0Kamera
* Primary 3.15 MP, 2048×1536 pixels, check quality
* Features Geo-tagging, face detection
* Video Yes, 480p
* Secondary NoFitur
* OS Android OS, v2.3 (Gingerbread)
* Chipset Qualcomm MSM7227A Snapdragon
* CPU 600 MHz Cortex A5
* GPU Adreno 200
* Sensors Accelerometer, proximity
* Messaging SMS(threaded view), MMS, Email, Push Email, IM
* Browser HTML, Adobe Flash
* Radio Stereo FM radio with RDS
* GPS Yes, with A-GPS support
* Java Yes, via Java MIDP emulator
* Colors Active Black, Active Navy, Metallic Black, Metallic Navy
* - SNS integration
* - Google Search, Maps, Gmail
* - YouTube, Google Talk, Picasa integration
* - MP3/eAAC+/WAV/WMA player
* - XviD/MP4/H.264/H.263/WMV player
* - Organizer
* - Voice memo
* - Predictive text inputKapasitas dan Daya Baterai
* Standard battery, Li-Ion 1230 mAh
* Stand-by Up to 485 h (2G) / Up to 445 h (3G)
* Talk time Up to 7 h 40 min (2G) / Up to 7 h 33 min (3G)
Selasa, 03 Juli 2012
Hari bersejarah
Setelah lahir setiap bayi akan selalu berteriak, menangisi kehidupan yang telah ia hadiri. Entah itu bahagia entah itu menderita yang pasti setiap bayi slalu menangis. Dan di sapah dengan senyuman hangat orang orang yang menanti. Senyum bahagia orang tua, dan senyum terindah dari seorang wanita tercantik di dunia adalah senyum ibu. Di tambah lagi dengan senyuman penuh kasih seorang ayah. Sungguh itu adalah kehidupan. Setelah masa masa itu masih banyak lagi yang akan terjadi mengikuti perkembangan sang bayi. Di timang di manja di kasihi adalah hal yang tak pernah terewatkan. Sang bunda selalu ada di sisi anak nya. Dan ayah akan selalu tersenyum dengan raut wajah bahagia. Seakan tiada beban. Sebagai anak itu adalah hal paling bahagia. Apalagi yang bisa di katakan tersenyum bahagia lah semua. "Bu..." mungkin kata yang pertama di ucapkan oleh seorang bayi. Tahukah seberapa bahagianya wanita itu mendengar nya sehingga ia pun bisa merasa sangat istimewa. Semakin hari semakin bertumbuh banyak keadaan dan perkembangan yang terjadi pun membuat selalu bahagia. Dan akan sedih ketika anaknya sakit. Betapa sedih sehingga mereka takkan senggup untuk meninggalkan anaknya walaupun hanya untuk makan. Sungguh kasih mereka takkan terlupa.
Bertumbuh semakin besar semakin pandai dan semakin berwatak. Ketika bayi hanya bisa menangis tertawa, dan menjadi anak kecil yang mendapatkan banyak keinginan dan akan menangis bila tak terkabulkan. Kini umur telah bertambah dan semakin dewasa. Selamat bertambah usia buat diri ku sendiri. Terima kasih kepada tuhan, kedua orang tua dan teman teman. Banyak harapan banyak impian di tahun ini dengan begitu aku sebagai anak yang menjadi dewasa akan selalu berusaha.
Sabtu, 30 Juni 2012
Sejarah kota jambi
Dengan berakhirnya masa kesultanan Jambi menyusul gugurnya Sulthan Thaha Saifuddin tanggal 27 April 1904 dan berhasilnya Belanda menguasai wilayah-wilayah Kesultanan Jambi, maka Jambi ditetapkan sebagai Keresidenan dan masuk ke dalam wilayah Nederlandsch Indie. Residen Jambi yang pertama O.L Helfrich yang diangkat berdasarkan Keputusan Gubernur Jenderal Belanda No. 20 tanggal 4 Mei 1906 dan pelantikannya dilaksanakan tanggal 2 Juli 1906.
Kekuasan Belanda atas Jambi berlangsung ± 36 tahun karena pada tanggal 9 Maret 1942 terjadi peralihan kekuasaan kepada Pemerintahan Jepang. Dan pada 14 Agustus 1945 Jepang menyerah pada sekutu. Tanggal 17 Agustus 1945 diproklamirkanlah Negara Republik Indonesia. Sumatera disaat Proklamasi tersebut menjadi satu Provinsi yaitu Provinsi Sumatera dan Medan sebagai ibukotanya dan MR. Teuku Muhammad Hasan ditunjuk memegangkan jabatan Gubernurnya.
Pada tanggal 18 April 1946 Komite Nasional Indonesia Sumatera bersidang di Bukittinggi memutuskan Provinsi Sumatera terdiri dari tiga Sub Provinsi yaitu Sub Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Tengah dan Sumatera Selatan.
Sub Provinsi Sumatera Tengah mencakup keresidenan Sumatra Barat, Riau dan Jambi. Tarik menarik Keresidenan Jambi untuk masuk ke Sumatera Selatan atau Sumatera Tengah ternyata cukup alot dan akhirnya ditetapkan dengan pemungutan suara pada Sidang KNI Sumatera tersebut dan Keresidenan Jambi masuk ke Sumatera Tengah. Sub-sub Provinsi dari Provinsi Sumatera ini kemudian dengan undang-undang nomor 10 tahun 1948 ditetapkan sebagai Provinsi.
Dengan UU.No. 22 tahun 1948 tentang Pokok-pokok Pemerintahan Daerah keresidenan Jambi saat itu terdiri dari 2 Kabupaten dan 1 Kota Praja Jambi. Kabupaten-kabupaten tersebut adalah Kabupaten Merangin yang mencakup Kewedanaan Muara Tebo, Muaro Bungo, Bangko dan Batanghari terdiri dari kewedanaan Muara Tembesi, Jambi Luar Kota, dan Kuala Tungkal. Masa terus berjalan, banyak pemuka masyarakat yang ingin keresidenan Jambi untuk menjadi bagian Sumatera Selatan dan dibagian lain ingin tetap bahkan ada yang ingin berdiri sendiri. Terlebih dari itu, Kerinci kembali dikehendaki masuk Keresidenan Jambi, karena sejak tanggal 1 Juni 1922 Kerinci yang tadinya bagian dari Kesultanan Jambi dimasukkan ke keresidenan Sumatera Barat tepatnya jadi bagian dari Kabupaten Pesisir Selatan dan Kerinci (PSK)
Tuntutan keresidenan Jambi menjadi daerah Tingkat I Provinsi diangkat dalam Pernyataan Bersama antara Himpunan Pemuda Merangin Batanghari (HP.MERBAHARI) dengan Front Pemuda Jambi (FROPEJA) Tanggal 10 April 1954 yang diserahkan langsung Kepada Bung Hatta Wakil Presiden di Bangko, yang ketika itu berkunjung kesana. Penduduk Jambi saat itu tercatat kurang lebih 500.000 jiwa (tidak termasuk Kerinci)
Keinginan tersebut diwujudkan kembali dalam Kongres Pemuda se-Daerah Jambi 30 April – 3 Mei 1954 dengan mengutus tiga orang delegasi yaitu Rd. Abdullah, AT Hanafiah dan H. Said serta seorang penasehat delegasi yaitu Bapak Syamsu Bahrun menghadap Mendagri Prof. DR.MR Hazairin.
Berbagai kebulatan tekad setelah itu bermunculan baik oleh gabungan parpol, Dewan Pemerintahan Marga, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Merangin, Batanghari. Puncaknya pada kongres rakyat Jambi 14-18 Juni 1955 di gedung bioskop Murni terbentuklah wadah perjuangan Rakyat Jambi bernama Badan Kongres Rakyat Djambi (BKRD) untuk mengupayakan dan memperjuangkan Jambi menjadi Daerah Otonomi Tingkat I Provinsi Jambi.
Pada Kongres Pemuda se-daerah Jambi tanggal 2-5 Januari 1957 mendesak BKRD menyatakan Keresidenan Jambi secara de facto menjadi Provinsi selambat-lambatnya tanggal 9 Januari 1957 .
Sidang Pleno BKRD tanggal 6 Januari 1957 pukul 02.00 dengan resmi menetapkan keresidenan Jambi menjadi Daerah Otonomi Tingkat I Provinsi yang berhubungan langsung dengan pemerintah pusat dan keluar dari Provinsi Sumatera Tengah. Dewan Banteng selaku penguasa pemerintah Provinsi Sumatera Tengah yang telah mengambil alih pemerintahan Provinsi Sumatera Tengah dari Gubernur Ruslan Mulyohardjo pada tanggal 9 Januari 1957 menyetujui keputusan BKRD.
Pada tanggal 8 Februari 1957 Ketua Dewan Banteng Letkol Ahmad Husein melantik Residen Djamin gr. Datuk Bagindo sebagai acting Gubernur dan H. Hanafi sebagai wakil Acting Gubernur Provinsi Djambi, dengan staff 11 orang yaitu Nuhan, Rd. Hasan Amin, M. Adnan Kasim, H.A. Manap, Salim, Syamsu Bahrun, Kms. H.A.Somad. Rd. Suhur, Manan, Imron Nungcik dan Abd Umar yang dikukuhkan dengan SK No. 009/KD/U/L KPTS. tertanggal 8 Februari 1957 dan sekaligus meresmikan berdirinya Provinsi Jambi di halaman rumah Residen Jambi (kini Gubernuran Jambi).
Pada tanggal 9 Agustus 1957 Presiden RI Ir. Soekarno akhirnya menandatangani di Denpasar Bali. UU Darurat No. 19 tahun 1957 tentang Pembentukan Provinsi Sumatera Barat, Riau dan Jambi. Dengan UU No. 61 tahun 1958 tanggal 25 Juli 1958 UU Darurat No. 19 Tahun 1957 Tentang Pembentukan Daerah Sumatera Tingkat I Sumatera Barat, Djambi dan Riau. (UU tahun 1957 No. 75) sebagai Undang-undang.
Dalam UU No. 61 tahun 1958 disebutkan pada pasal 1 hurup b, bahwa daerah Swatantra Tingkat I Jambi wilayahnya mencakup wilayah daerah Swatantra Tingkat II Batanghari, Merangin, dan Kota Praja Jambi serta Kecamatan-Kecamatan Kerinci Hulu, Tengah dan Hilir.
Kelanjutan UU No. 61 tahun 1958 tersebut pada tanggal 19 Desember 1958 Mendagri Sanoesi Hardjadinata mengangkat dan menetapkan Djamin gr. Datuk Bagindo Residen Jambi sebagai Dienst Doend DD Gubernur (residen yang ditugaskan sebagai Gubernur Provinsi Jambi dengan SK Nomor UP/5/8/4). Pejabat Gubernur pada tanggal 30 Desember 1958 meresmikan berdirinya Provinsi Jambi atas nama Mendagri di Gedung Nasional Jambi (sekarang gedung BKOW). Kendati dejure Provinsi Jambi di tetapkan dengan UU Darurat 1957 dan kemudian UU No. 61 tahun 1958 tetapi dengan pertimbangan sejarah asal-usul pembentukannya oleh masyarakat Jambi melalui BKRD maka tanggal Keputusan BKRD 6 Januari 1957 ditetapkan sebagai hari jadi Provinsi Jambi, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Provinsi Djambi Nomor. 1 Tahun 1970 tanggal 7 Juni 1970 tentang Hari Lahir Provinsi Djambi.
Adapun nama Residen dan Gubernur Jambi mulai dari masa kolonial sampai dengan sekarang adalah sebagai berikut :
Masa Kolonial, Residen Belanda di Jambi adalah :
* O.L. Helfrich (1906-1908)
* A.J.N Engelemberg (1908-1910)
* Th. A.L. Heyting (1910-1913)
* AL. Kamerling (1913-1915)
* H.E.C. Quast (1915 – 1918)
* H.L.C Petri (1918-1923)
* C. Poortman (1923-1925)
* G.J. Van Dongen (1925-1927)
* H.E.K Ezerman (1927-1928)
* J.R.F Verschoor Van Niesse (1928-1931)
* W.S. Teinbuch (1931-1933)
* Ph. J. Van der Meulen (1933-1936)
* M.J. Ruyschaver (1936-1940)
* Reuvers (1940-1942)Tahun 1942 – 1945 Jepang masuk ke Indonesia termasuk Jambi
MASA KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA
Residen Jambi:
* Dr. Segaf Yahya (1945)
* R. Inu Kertapati (1945-1950)
* Bachsan (1950-1953)
* Hoesin Puang Limbaro (1953-1954)
* R. Sudono (1954-1955)
* Djamin Datuk Bagindo (1954-1957) - Acting Gubernur6 Januari 1957 BKRD menyatakan Keresidenan Jambi menjadi Propinsi
8 Februari 1957 peresmian propinsi dan kantor gubernur di kediaman Residen oleh Ketua Dewan Banteng. Pembentukan propinsi diperkuat oleh Keputusan Dewan Menteri tanggal 1 Juli 1957, Undang-Undang Nomor 1 /1957 dan Undang-Undang Darurat Nomor 19/1957 dan mengganti Undang-Undang tersebut dengan Undang-Undang Nomor 61/1958.
MASA PROVINSI JAMBI
Gubernur Jambi:
* M. Joesoef Singedekane (1957-1967)
* H. Abdul Manap (Pejabat Gubernur 1967-1968)
* R.M. Noer Atmadibrata (1968-1974)
* Djamaluddin Tambunan, SH (1974-1979)
* Edy Sabara (Pejabat Gubernur 1979)
* Masjchun Sofwan, SH (1979-1989), Drs. H. Abdurrahman Sayoeti (Wakil Gubernur)
* Drs. H. Abdurrahman Sayoeti (1989-1999), Musa (Wakil Gubernur), Drs. Hasip Kalimudin Syam (Wakil Gubernur)
* DRS. H. Zulkifli Nurdin, MBA (1999-2005), Uteng Suryadiatna (Wakil Gubernur), Drs. Hasip Kalimudin Syam (Wakil Gubernur)
* DR.Ir. H. Sudarsono H, SH, MA (Pejabat Gubernur 2005)
* Drs. H. Zulkifli Nurdin, MBA (Gubernur 2005-2010), Drs. H. Antony Zeidra Abidin (Wakil Gubernur 2005-2010)
Kamis, 28 Juni 2012
Sebuah pilihan.
Hampir dua minggu gue terpisah dari ruang lingkup HTI dan takan gue ingkari bahwa perasaan gue masih di sana. Satu tahun telah gue tempuh berharap dengan impian sebelumnya dan gagal hingga akhirnya kembali ke dalam kehidupan awal. Satu tahun di sana membuat banyak perubahan membuat banyak perasaan. Menghilangkan asa dan impi akan angan yang tinggi. Malam ini dengan ribuan asa baru, impian baru gue mulai. Yah tuhan tunjukan gue jalan untuk menjadi terbaik dalam diri gue, untuk sebuah perubahan yang baik dalam sejarah yang bisa gue banggakan kelak. Amien
Who im.
Lana sebuah panggilan yang sangat familiar buat gue. Yah nama lengkap gue MAULANA 21 tahun lalu gue di titipkan di dunia ini melalui sepasang suami istri. Pak Ahmad Najib Rusnawi dan ibu Elma salma. Di lahirkan sebagai anak lelaki di sebuah puskesmas pusat di kota JAMBI puskesmas PUTRI AYU pada bulan ke TUJUH hari ke TIGA di pagi hari. Nama gue MAULANA memiliki sejarah nya. Bokap gue pak AHMAD adalah seorang supir salah satu agent pariwisata. Pada saat gue dalam kandungan, posisi gue melintang. TIDAK NORMAL... dan karena bokap gue memiliki sebuah perjalanan ke sebuah makam. Entah kenapa bokap gue bilang bahwa salah satu makam terlihat sangat bersinar di antara makam makam lainya. Makam itu adalah makam sech maulana ibrahim atau sunan gresik. Dan bokap memiliki sebuah nazar atau janji bahwa bila anaknya lahir selamat. Akan ia beri nama yang sama bila itu laki laki dan bila seorang wanita ia akan di beri nama dinasty. Dan akhirnya gue lahir dengan selamat dan di beri nama dengan satu rangkaian yaitu MAULANA. Ketika gue kecil sering kali gue bertanya pada bokap kenapa nama gue hanya MAULANA. Sedangkan teman teman gue memiliki nama yang panjang. Bokap cuma bisa bilang bahwa nama dengan satu rangkaian akan selalu baik di ingat. Ehm begitu lah cerita di balik nama gue. Dan selama gue tumbuh gue adalah anak cowok yang paling terbelakang. Bila ada yang mengajukan pertanyaan kepada. laki laki siapa yang gak bisa main bola kaki, basket, pimpong Main game, playstation dll main apa aja Pasti gue yang unjuk jari sementara yang lain bisa. Terkadang gue sendiri heran dengan kepribadian gue sendiri. Apa yang sebenarnya gue suka? Apa yang sebenarnya gue bisa?